<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gereja Oikos Australia &#124; Place of Blessings</title>
	<atom:link href="http://www.gerejaoikos.org.au/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.gerejaoikos.org.au</link>
	<description>Go Making Life Better</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Nov 2011 11:34:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Keep Winning!</title>
		<link>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/keep-winning-2/</link>
		<comments>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/keep-winning-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Nov 2011 04:07:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aliminto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gerejaoikos.org.au/?p=1294</guid>
		<description><![CDATA[KALAH? Siapa yang hidup mau kalah? Semua dari kita tidak mau kalah, dalam berdebat, dalam kehidupan ini, kita ingin menang dan menang. Orang kalah pasti mengalami kerugian dan kehilangan dalam kesempatan, semangat dan harapan. Orang-orang yang memiliki harapan, adalah orang yang memiliki kesempatan dan orang yang memiliki kesempatan adalah orang yang semangat. Orang yang semangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KALAH? Siapa yang hidup mau kalah? Semua dari kita tidak mau kalah, dalam berdebat, dalam kehidupan ini, kita ingin menang dan menang. Orang kalah pasti mengalami kerugian dan kehilangan dalam kesempatan, semangat dan harapan.</p>
<p>Orang-orang yang memiliki harapan, adalah orang yang memiliki kesempatan dan orang yang memiliki kesempatan adalah orang yang semangat. Orang yang semangat adalah orang yang memiliki sikap Pemenang! Untuk menang kita harus memiliki strategy dalam kehidupan ini dan bukan sekedar teory tetapi bisa dipraktekkan.</p>
<p>Berangkat dari pengalaman pribadi buku ini ditulis, dengan gaya bahasa sederhana, mudah dicerna dan sangat down to earth ditulis oleh David Ciputra yang saya sudah kenal cukup lama, berangkat dari seorang pemuda yang boleh saya katakan from Zero to Hero. Sehingga tulisan ini layak dan patut dibaca oleh anak-anak muda untuk memiliki kehidupan yang terus berkemenangan, ditengah-tengah pilihan kehidupan anak muda yang begitu keras dan banyak jebakan.</p>
<p>Buku ini memberikan inspirasi bagi pembacanya untuk memiliki yang benar dan terus menang dalam memilih pilihan yang benar.</p>
<p>Daniel Ong<br />
Senior Minister Gereja OIkos</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut mengenai pembelian buku ini, hubungi David Ciputra melalui social networknya:  </p>
<script type='text/javascript' src='http://twittercounter.com/embed/dc777id/ffffff/111111'></script><br />
<a name='fb_share' type='button_count' href='http://www.facebook.com/sharer.php'>Share</a><script src='http://static.ak.fbcdn.net/connect.php/js/FB.Share' type='text/javascript'></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/keep-winning-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengalahkan kekuatiran</title>
		<link>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/mengalahkan-kekuatiran/</link>
		<comments>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/mengalahkan-kekuatiran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Aug 2011 01:26:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aliminto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gerejaoikos.org.au/?p=1235</guid>
		<description><![CDATA[Mengalahkan Kekuatiran (Kingdom Lifestyle, by Daniel Ong 6/8/11) Kekuatiran adalah milik semua orang. Entah kaya miskin, berpendidikan atau tidak, tidak ada seorangpun luput dari kekuatiran. &#8220;&#8221;Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mengalahkan Kekuatiran<br />
(Kingdom Lifestyle, by Daniel Ong 6/8/11)</p>
<p>Kekuatiran adalah milik semua orang.  Entah kaya miskin, berpendidikan atau tidak, tidak ada seorangpun luput dari kekuatiran.</p>
<p>&#8220;&#8221;Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?&#8221; (Matius 6:25).<br />
- Kuatir krisis ekonomi.<br />
- Kuatir keamanan<br />
- Kuatir sakit penyakit<br />
- Kuatir masa depan, dan sebagainya.</p>
<p>1. Tuhan mengetahui keadaan kita<br />
&#8220;Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau. Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.&#8221; (Mazmur 139:8-10).</p>
<p>Jangan kuatir karena Tuhan tahu keadaan kita!  Jangan andalkan kekuatan kita, jangan bersandar kepada pemikiran manusia yg terbatas.</p>
<p>2. Kita tidak dapat mengubah keadaan kita dengan terus kuatir.<br />
- Ketika saya berada di pesawat terbang &amp; terjadi hujan badai. Kekuatiran saya tidak akan menolong sedikitpun untuk menolong pilot ataupun untuk menghentikan hujan.</p>
<p>3. Kenyataan yang kita hadapi tidak seburuk yang diperkirakan.<br />
- Imajinasi liar berjalan!</p>
<p>4. Orang-orang yang suka kuatir tidak banyak mencapai penyelesaian.</p>
<p>TIP MENGATASI KEKUATIRAN</p>
<p>1. Kecilkan bayangan Saudara tentang bahaya yang akan menimpa Saudara.<br />
(Ingat bahayanya selalu dibesar-besarkan dalam bayangan kita).</p>
<p>2. Sanggahlah anggapan2 salah itu dengan berkata: &#8220;meskipun apa yang kutakuti itu akan terjadi akibatnya tidak akan berakibat fatal bagiku&#8221;.</p>
<p>3. Sadarilah bahwa Saudara sendirilah yg menciptakan kekuatiran itu dengan anggapan yg salah.<br />
Contoh:<br />
Saya berharga jika&#8230;<br />
- Saya punya uang banyak<br />
- Saya diterima oleh teman-teman<br />
- Saya termasuk dlm daftar VIP<br />
- Saya tidak pernah berbuat salah</p>
<p>4. Mengganti yang salah dengan yang benar dan sesuai dengan kenyataan &amp; Firman Tuhan.</p>
<p>&#8220;Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.&#8221; (2 Korintus 4:17)</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.&#8221; (Lukas 11:9)</p>
<p>&#8220;Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.&#8221; (1 Yohanes 4:4)</p>
<p>Pilihlah untuk percaya kepada Firman Tuhan &amp; ucapkan Firman Tuhan kepada kekuatiranmu. Maka damai sejahtera Allah yang melampaui akal budi akan memelihara Anda.<div class="wp-caption alignnone" style="width: 1410px"><img alt="kekuatiran" src="http://gerejaoikos.org.au/wp-content/uploads/2011/05/slide-kingdomlifestyle.jpg" width="1400" height="465" /><p class="wp-caption-text">kekuatiran</p></div>[caption id="" align="alignnone" width="1400" caption="kekuatiran"]<img alt="kekuatiran" src="http://gerejaoikos.org.au/wp-content/uploads/2011/05/slide-kingdomlifestyle.jpg" width="1400" height="465" />[/caption]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/mengalahkan-kekuatiran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hadirat Tuhan</title>
		<link>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/hadirat-tuhan/</link>
		<comments>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/hadirat-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jul 2011 13:36:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aliminto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gerejaoikos.org.au/?p=1227</guid>
		<description><![CDATA[Hadirat Tuhan By Daniel Ong 1. Hadirat Tuhan “LAGI” (Mar 2:1)  Kemudian, sesudah lewat beberapa hari, waktu Yesus datang lagi ke Kapernaum, tersiarlah kabar, bahwa Ia ada di rumah. Hadirat Tuhan di tandai dengan kata “Lagi” kata “Lagi” yang harus kita garis bawahi, dimana sering kali kita hanya mengalami cinta pertama setelah itu kita tidak  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Hadirat Tuhan By Daniel Ong</strong></h2>
<p><strong>1. </strong><strong>Hadirat Tuhan “LAGI”</strong></p>
<p>(Mar 2:1)  Kemudian, sesudah lewat beberapa hari, waktu <strong>Yesus datang lagi </strong>ke Kapernaum, tersiarlah kabar, bahwa Ia ada di rumah.</p>
<p>Hadirat Tuhan di tandai dengan kata “Lagi” kata “Lagi” yang harus kita garis bawahi, dimana sering kali kita hanya mengalami cinta pertama setelah itu kita tidak  memeliharanya, akhirnya cinta pertama itu luntur dan memudar, untuk itu perlu kita minta kembali Tuhan kunjungi pelayanan, pernikahan dan hubungan pribadi kita kepada Tuhan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>2. </strong><strong>Hadirat Tuhan “ADA”</strong></p>
<p>&#8230;bahwa Ia ada di rumah. Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka pintupun tidak. Sementara Ia memberitakan firman kepada mereka, (Mar 2:2)</p>
<p>Hadirat  Tuhan di tandai dengan Adanya Tuhan, dan  adanya Tuhan adalah daya tarik buat segala sesuatu, jangan sampai dikeluarga, pelayanan dan hidup kita tidak ada Tuhannya lagi, dan kita berjalan dengan kekuatan kita sendiri. Yakinkan Dia ada dan hadir dalam hidup, pelayanan dan keluarga kita.</p>
<p>Dan Dia ada karena Dia Omipresent (hadir dimana-mana) jangan batasi Tuhan hadir dengan cara kita dan peraturan kita, sehingga kita membatasi Dia hadir menurut Kuasa dan KeberadaanNya yang memang ada dimana-mana.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>3. </strong><strong>Hadirat Tuhan “TEAM”</strong></p>
<p>(Mar 2:3)  ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang.</p>
<p>Hadirat Tuhan di tandai dengan pelayanan Team, Tuhan selalu menghendaki kita hidup dalam kelompok bukan menyendiri, demikian juga dalam pelayanan dan hidup kerohanian kita dan pelayanan kita, harus bisa bekerjasama di dalam Team.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>4. </strong><strong>Hadirat Tuhan “TANTANGAN”</strong></p>
<p>(Mar 2:4)  Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.</p>
<p>Hadirat Tuhan ditandai dengan Tantangan, tidak selamanya hadirat Tuhan aman, tenteram dan tanpa tantangan, karena di dalam tantangan Dia hadir dan tepat hadir, maka nikmati hadiratNya di dalam tantangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>5. </strong><strong>Hadirat Tuhan “PENGAMPUNAN”</strong></p>
<p>(Mar 2:5)  Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: &#8220;Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!&#8221;</p>
<p>Hadirat Tuhan ditandai dengan adanya Pengampunan dan Diapuni, karena orang yang merasa bersama sulit meraskan hadirat Tuhan, untuk itu nikmati hadirat Tuhan tanpa rasa bersama dan dosa, datanglah kepada Dia dengan mengampuni orang yang bersalah kepada kita,sebagaimana Dia mengampuni  kita.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>6. </strong><strong>Hadirat Tuhan “AHLI”</strong></p>
<p>(Mar 2:6-7)  Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat, mereka berpikir dalam hatinya:&#8221;Mengapa orang ini berkata begitu? Ia mengh ujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?&#8221;</p>
<p><em>Hadirat Tuhan tidak bisa dibatasi oleh keahlian seseorang, sangatlah berbahaya kalau orang membatasi hadirat Tuhan dengan keahliannya, karena hadirat Tuhan tanda bisa direkayasa oleh siapun dengan teori apapun. Dia hadir dimana-mana sesuai dengan kehendakNya.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>7. </strong><strong>Hadirat Tuhan “MUJIZAT”</strong></p>
<p>(Mar 2:12)  Dan orang itupun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: &#8220;Yang begini belum pernah kita lihat.&#8221;</p>
<p>Hadirat Tuhan selalu di tandai dengan tanda-tanda ajaib (mujizat) percayalah akan hadiratNya dan nikmatilah hadiratNya dan mujizat menyertai kita semua orang-orang yang percaya. Sampai kita dapat berkata “&#8221;Yang begini belum pernah kita lihat.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/hadirat-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Theme 2011: Kingdom Lifestyle</title>
		<link>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/theme-2011-kingdom-lifestyle/</link>
		<comments>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/theme-2011-kingdom-lifestyle/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 May 2011 14:12:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gerejaoikos.org.au/staging/?p=727</guid>
		<description><![CDATA[(Maz 16:8)  Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. Ada 3 arah focus yang menjadikan hidup kita dalam bergereja menjadi stabil, kuat dan seimbang, yaitu UP (focus ke atas), IN (focus ke dalam) dan OUT (focus ke luar). Tahun 2011 merupakan tahun UP yang telah disepakati bersama semua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(Maz 16:8)  Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.</p>
<p>Ada 3 arah focus yang menjadikan hidup kita dalam bergereja menjadi stabil, kuat dan seimbang, yaitu UP (focus ke atas), IN (focus ke dalam) dan OUT (focus ke luar). Tahun 2011 merupakan tahun UP yang telah disepakati bersama semua pemimpin Gereja Oikos dengan memberi thema “Kingdom Lifestyle”</p>
<p>Apa yang ingin dicapai di tahun 2011 yaitu setiap kita untuk lebih memandang Tuhan daripada memandang Jabatan, Kekayaan, Kekuasaan dan ilah-ilah lain yang semakin menarik dan semakin agresif menarik banyak anak-anak Tuhan, sehingga kehidupan mereka menjadi “goyah” (goncang, bergeser dan tidak stabil) di dalam segala area kehidupan digoncangkan, iman, keluarga, bisnis, pekerjaan maupun pelayanan.</p>
<p>Memandang Tuhan dengan menempatkan Tuhan lebih dari segalanya dalam area kehidupan sehari-hari, sehingga menjadi “Lifestyle” yang mencerminkan “Kingdom”, sehingga Gereja Tuhan dapat berfungsi menjadi “Terang dan Garam”. Karena banyak orang mengeluh Gereja tidak berfungsi dan orang percaya hidup tidak lebih baik dari orang tidak percaya?</p>
<p>Mari kita tegakan dan jalani “Kingdom Lifestyle” sehingga orang melihat kita melihat Kristus.</p>
<p>Salam kegerakan,</p>
<p>Daniel Ong</p>

		<div class='author-shortcodes'>
			<div class='author-inner'>
				<div class='author-image'>
			<img src='http://www.gerejaoikos.org.au/wp-content/themes/MyChurch/timthumb.php?src=http://www.gerejaoikos.org.au/wp-content/uploads/2011/05/danielong_2011.jpg&amp;w=57&amp;h=57&amp;zc=1' alt='' />
			<div class='author-overlay'></div>
		</div> <!-- .author-image --> 
		<div class='author-info'>
			<strong>DANIEL ONG </strong>adalah seorang hamba Tuhan yang dipanggil untuk melayani Dia ketika berusia 18 tahun, aktif dalam pelayanan di anak-anak sekolah minggu, remaja dan kaum muda. Sampai akhirnya menikah dengan pasangan yang Tuhan siapkan untuk mendampingi pelayanannya sebagai Penolong Yang Sepadan, Karen Susan Ong di kota Perth untuk mengembalakan jemaat yang bernama “Indonesian Family Church”.
		</div> <!-- .author-info -->
			</div> <!-- .author-inner -->
		</div> <!-- .author-shortcodes -->
<a name='fb_share' type='button_count' href='http://www.facebook.com/sharer.php'>Share</a><script src='http://static.ak.fbcdn.net/connect.php/js/FB.Share' type='text/javascript'></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/theme-2011-kingdom-lifestyle/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>A Lifestyle of Community</title>
		<link>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/a-lifestyle-of-community/</link>
		<comments>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/a-lifestyle-of-community/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 May 2011 09:22:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gerejaoikos.org.au/?p=1193</guid>
		<description><![CDATA[Verse to Study: Ephesian 4 The Bible’s messages of community, humility, service, sacrifice and meditation often run contrary to contemporary societal values. Christians who reject the “me first” mentality and follow biblical advice take “the road less traveled,” the theme for January’s lessons. Ephesians 4 gives us an excellent picture of how a Christian should [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<a name='fb_share' type='button_count' href='http://www.facebook.com/sharer.php'>Share</a><script src='http://static.ak.fbcdn.net/connect.php/js/FB.Share' type='text/javascript'></script>
<p><strong>Verse to Study: Ephesian 4</strong></p>
<p>The Bible’s messages of community, humility, service, sacrifice and meditation often run contrary to contemporary societal values. Christians who reject the “me first” mentality and follow biblical advice take “the road less traveled,” the theme for January’s lessons.</p>
<p>Ephesians 4 gives us an excellent picture of how a Christian should live in community. In the last verses of this passage (vv. 25-32), we see a list of Christian do’s and don’ts. Be kind. Don’t lie. Forgive each other. These are the basics of ethical Christian living. Even our preschoolers in Sunday school are taught these fundamental tenets of godly conduct.</p>
<p>One of the most difficult areas to control is mentioned in verse 29. In a nutshell, this verse tells us not to speak in an unwholesome way, but in an uplifting manner. In other words, don’t cut each other down, but build each other up. This was obviously a problem with early Christians, as James also addressed this issue when he wrote about the difficulty of taming the tongue.</p>
<p>Two thousand years later, Christians still struggle with this. Sometimes we think we’re doing a good job keeping our tongue under control, but we let our fingers do our talking. I log onto a social network Web site regularly. I’m frequently amazed at what fellow believers “say” (via the keyboard) about others. Often what I read is not uplifting. Adding the phrase “in my humble opinion” or “just sayin’” does not excuse unwholesome conversation.</p>
<p>But why should Christians build each other up in their speech, as well as be truthful and forgiving, especially when it appears to be advantageous to do otherwise? The answer is given in verse 25: because we are members of one body. Christians do not live in isolation, but in community with other believers. When we lie, cheat or say something unkind, we do so with selfish motives. We become a cancerous cell in the body of believers – one that destroys the healthy cells around it to better itself.</p>
<p>Remember, your words and actions affect those around you. What can you do this week to improve the Christian community?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/a-lifestyle-of-community/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>A LIFESTYLE OF HUNGER &amp; THIRST</title>
		<link>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/lifestyle-hunger/</link>
		<comments>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/lifestyle-hunger/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Apr 2011 18:55:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gerejaoikos.org.au/?p=1072</guid>
		<description><![CDATA[Those who experience the blessing of the Kingdom are those who hunger and thirst for more of God and his righteousness in their lives. The parable of the banquet highlights this. Those who were not hungry and thirsty had many excuses not to attend the banquet but the outcasts of society who were hungry and [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Those who experience the blessing of the Kingdom are those who hunger and thirst for more of God and his righteousness in their lives. The parable of the banquet highlights this. Those who were not hungry and thirsty had many excuses not to attend the banquet but the outcasts of society who were hungry and thirsty for more of God made it to the banquet. Kingdom lifestyle is about never getting to the place of satisfaction in our spiritual lives but always wanting more of God.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/lifestyle-hunger/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>A LIFESTYLE OF GRACE</title>
		<link>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/a-lifestyle-of-grace/</link>
		<comments>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/a-lifestyle-of-grace/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Apr 2011 18:09:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gerejaoikos.org.au/?p=1042</guid>
		<description><![CDATA[In repentance we simply respond to God’s grace of his kingdom drawing near to us. Without this grace we would be lost eternally. In many of the parables of Jesus about the kingdom we see so many pictures of God’s grace. In Matt 21:31 the tax collectors and harlots the sinners enter into the kingdom [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In repentance we simply respond to God’s grace of his kingdom drawing near to us. Without this grace we would be lost eternally. In many of the parables of Jesus about the kingdom we see so many pictures of God’s grace. In Matt 21:31 the tax collectors and harlots the sinners enter into the kingdom before the “holy” Pharisees.</p>
<p>Jesus repeatedly stated in the Kingdom of God that the first would be last and the last first.</p>
<p>In Matt 19:23-24 the rich who are first in this world will be the last to enter the Kingdom whereas the poor in Luke 6:20 are the beneficiaries of the kingdom. In Mark 2:17 we are told that Jesus came to call sinners and not the righteous. The Pharisees continually complained when Jesus ate with sinners and Jesus responded to telling the parables of the lost sheep, coin and the lost son.</p>
<p>The kingdom of God is about grace and not merit. Without God’s grace none of us could enter the kingdom of God. Each morning we need to ask for and give thanks for this grace.</p>
<p>We enjoy kingdom blessings each day because of God’s grace in our lives.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/a-lifestyle-of-grace/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>A LIFESTYLE OF REPENTANCE</title>
		<link>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/a-lifestyle-of-repentance/</link>
		<comments>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/a-lifestyle-of-repentance/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Apr 2011 18:22:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gerejaoikos.org.au/?p=1056</guid>
		<description><![CDATA[In Mark 1:15 Jesus begins his ministry with the radical statement, “The time has come he said, the Kingdom of God is near. Repent and believe the good news”. Kingdom lifestyle begins with repentance which involves turning our backs on the self sufficient ways in which we lived our lives apart from God and reaching [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In Mark 1:15 Jesus begins his ministry with the radical statement, “The time has come he said, the Kingdom of God is near. Repent and believe the good news”. Kingdom lifestyle begins with repentance which involves turning our backs on the self sufficient ways in which we lived our lives apart from God and reaching out and accepting the good news of the Kingdom of God.</p>
<p>In the past we have had a very negative view of repentance which focused on what we had to give up rather than focusing on what we would embrace.</p>
<p>For me repentance is simply choosing God and the kingdom lifestyle that he desires to bless us with. Yes we need to let go of the kingdom of the world but it is more about what we receive in the kingdom of God, forgiveness, restoration and God’s blessing. It is about realising our need of God and his kingdom, being willing to give up all we have and are to receive him and then by faith receive the promises of forgiveness, restoration and blessing.</p>
<div class='one_third'>
					It is a radical turning from the kingdom of the world to the kingdom of God. Jesus highlighted this radical decision to reject the values of the world and receive the blessing of the Kingdom when he noted in Mark 9:47, “if your eye causes you to sin, pluck it out. It is better for you to enter the kingdom of God with one eye than to have two eyes and be thrown into hell..”.
				</div>
<div class='one_third'>
					This is radical stuff that Jesus is suggesting. There can be no holding on to the lifestyle of the world if we are to experience the blessing of kingdom lifestyle. It was precisely because of this that Jesus observed after the rich young man who had come to him could not give up his riches for the kingdom in Matt 19:23, “I tell you the truth, it is hard for a rich man to enter the kingdom of God”.
				</div>
<div class='one_third last'>
					Repentance means a radical giving up of that we always thought was most important, what we always relied upon and embracing that which in the world’s eyes seems so insignificant.
Have you made a choice for God and his kingdom this morning? As important as repentance is for entering the Kingdom, God’s grace precedes our repentance.
				</div><div class='clear'></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gerejaoikos.org.au/blog/a-lifestyle-of-repentance/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

